Dapatkan Uang, klik link ini http://projects.id/uangberkah

Rabu, 13 September 2017

SEMUA BERPRINSIP SAMA UNTUK SATU PMD (PEDANG MATA DUA)

SEMUA BERPRINSIP SAMA, SEMUA UNTUK SATU 
PMDPMD (PEDANG MATA DUA)
Oleh : SR.Pakpahan,SST

Apa pun yang ada di dunia ini yang menciptakan Tuhan ada dalam hal dua berpasang-pasangan. Apa pun yang ditemui di dunia ini ada dalam hal dua berpasang-pasangan: ada malam dan siang, ada gelap dan terang, ada kecil dan besar, ada rapat dan renggang, dan sebagainya. Keseluruhannya berprinsip sama untuk satu PMD (Pedang Mata Dua), seperti pedang mata dua Firman Tuhan itu.
Berikut beberapa Firman Tuhan yang menyembunyikan tentang PEDANG MATA DUA:
Mzm 149:6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan  mereka, dan pedang bermata dua  di tangan  mereka,
Why 2:12 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus:  Inilah firman Dia, yang memakai pedang  yang tajam dan bermata dua:
Ams 5:4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua.
Why 1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari  yang terik.
Ibr 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Dari nats diatas, kita dapat mengerti bahwa Firman Tuhan seperti Pedang Mata Dua, segala sesuatu ada dalam ‘pedang bermata dua’, seperti pedang mata dua dikatakan Firman Tuhan itu, sehingga segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit diciptakan melalui dan dalam Firman Tuhan. Berikut kita bisa percaya bahwa:

A.    Allah menghidupkan orang-orang israel dan Yehuda yang mati terbunuh di lembah di masa pembuangan. Berikut bunyi kebenaran Firman Tuhan yang tertulis pada Yehezkiel 37:4-10; 15-19

Yehezkiel 37:4 Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!  37:5 Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.  37:6 Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.  "37:7 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain. 37:8 Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas. 37:9 Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin,  dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali." 37:10 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali . Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar. 
Yehezkiel 37:15 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku: 37:16 "Hai engkau anak manusia, ambillah sepotong papan dan tulis di atasnya: Untuk Yehuda dan orang-orang Israel yang bersekutu dengan dia. Kemudian ambillah papan yang lain dan tulis di atasnya: Untuk Yusuf--papan Efraim--dan seluruh kaum Israel yang bersekutu dengan dia. 37:17 Gabungkanlah keduanya menjadi satu papan, sehingga keduanya menjadi satu dalam tanganmu. 37:18 Maka kalau teman-teman sebangsamu bertanya kepadamu: Tidakkah engkau bersedia memberitahukan kepada kami, apa artinya ini -- 37:19 katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku mengambil papan Yusuf--yang dalam tangan Efraim--beserta suku-suku Israel yang bersekutu dengan dia dan menggabungkannya dengan papan Yehuda dan Aku akan menjadikan mereka satu papan, sehingga mereka menjadi satu dalam tangan-Ku.

Oleh Tuhan, prinsip menghidupkan tulang-tulang orang-orang Israel dan Yehuda yang mati sebagai satu proses dari Israel yang mati akan dipulihkan secara jasmaniah terlebih dahulu, dan kemudian Allah akan memberikan mereka nafas hidup-Nya (yaitu, mencurahkan Roh-Nya atas mereka) agar mereka hidup dan menjadi umat pilihan Allah, adalah sebagai berikut:
1.    Pemulihan jasmaniah/kedagingan sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya tulang-tulang, Urat-urat, daging dan kulit adalah yang akan disatukan bertemu satu sama lain menjadi mahluk manusia yang hidup tapi belum memiliki nafas hidup
2.    Pemulihan Rohani sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya Allah memberikan nafas hidup-Nya bagi mereka (tulang, urat, daging dan kulit), ada nafas hidup yang di datangkan dari arah mata angin utara, dari timur, selatan, maupun dari barat.
3.    Membuat nama pada dua buah papan yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan menghidupkan tulang-tulang kaum israel itu.
Limit atau batas pekerjaan menghidupkan tulang-tulang itu tidak ada batasannya, pekerjaan ini tidak akan ada selesainya, sehingga Allah melakukan hal yang lebih baik berupa membuat nama daripada membuat penyelesaian.
Pkh
 7:8 Akhir suatu hal  lebih baik  dari pada awalnya. Panjang sabar e  lebih baik dari pada tinggi hati.
Ayat Alkitab juga menuliskan, lebih baik membuat suatu nama daripada menunggu pekerjaan  selesai.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya NYAWA ADA DI DALAM DARAH yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari mahluk yang telah dapat menghirup oksigen atau mendapatkan roh/nafas hidup.

B.   Menu makanan bergizi yang kita konsumsi bagi tubuh harus mencukupi sebanyak 2200 kal per hari.
Prinsip menyediakan kalori makanan bergizi bagi tubuh manusia sebagai satu proses dari pemenuhan kecukupan giji bagi tubuh diperoleh dari jenis makanan terlebih dahulu, dan kemudian pemenuhan dari minuman (air). untuk kebutuhan kalori tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Pemenuhan giji dari makanan sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya karbohidrat, lemak, vitamin dan protein adalah yang akan disatukan bergabung satu sama lain menjadi asupan makanan bergiji yang berkalori, tapi belum termasuk air. Angka kebutuhan Gizi untuk karbohidrat 300 gram per hari, atau 1200 kalori, atau sekitar 45 – 60% dari total kalori haria.. Angka Kebutuhan Gizi harian untuk lemak sebesar 62 gram, sekitar 20-30% dari total kebutuhan kalori harian.
2.    Pemenuhan giji dari minuman (air) sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya air akan melengkapi giji makanan dari karbohidart, lemak, vitamin dan protein. Pemenuhan kebutuhan air minum bagi tubuh sebesar 10 liter per hari, baik dari air minum yang dimasak dari air sumur. Air sungai, air hujan maupun sumber air lainnya.
3.    Membuat nama pada dua buah gelas susu yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan menyediakan kecukupan asupan kalori giji bagi tubuh manusia.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya SEHAT ADA DI DALAM TUBUH yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari tubuh manusia yang telah mengkonsumsi makanan/minuman bergiji atau mendapatkan kalori giji makanan dan air minum yang cukup.

C.     Menghidangkan segelas minuman kopi atau teh manis
Prinsip menyediakan segelas minuman bergizi bagi tubuh manusia sebagai satu proses dari pemenuhan kecukupan giji akan minuman bagi tubuh dari penyediaan gula terlebih dahulu, dan kemudian penyediaan air hangat. untuk kebutuhan akan segelas minuman kopi atau teh manis tersebut, adalah sebagai berikut:
1.    Pemenuhan giji akan beberapa sendok gula di dalam gelas sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya gula bisa dari gula pasir, gula tebu, gula batu atau gula sacharin yang akan disatukan bergabung satu sama lain menjadi asupan sacharin/rasa manis bergiji, tapi belum termasuk air hangat.
2.    Pemenuhan giji akan minuman (air hangat) sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya segelas air hangat dituangkan kedalam gelas yang berisi gula tersebut.
3.    Membuat nama pada segelas air gula hangat tersebut, bila ditambahkan dengan beberapa bubuk kopi maka segelas air gula tersebut akan bernama segelas kopi manis, atau bila ditambahkan dengan teh celup atau bubuk teh maka segelas air gula tersebut akan bernama segelas teh manis.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya RASA KOPI MANIS ADA DI DALAM SEGELAS MINUMAN atau  RASA TEH MANIS ADA DI DALAM SEGELAS MINUMAN yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari pelarutan unsur-unsur yang telah dapat dikonsumsi untuk diminum sebagai kopi manis atau teh manis yang telah dibuat tersebut.
D.     Prinsip menciptakan suatu lagu oleh penciptanya atau mengaransemen suatu lagu oleh arangernya sebagai satu proses dari perangkaian gugusan-gugusan nada sesuai lirik akan dibunyikan harmonis secara terurai terlebih dahulu, dan kemudian akan diberikan pada mereka keutuhan nada-nada (yaitu, satu kesatuan utuh atas mereka).untuk mengharmoniskan irama adalah sebagai berikut:
1.    Keharmonisan yang terurai sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya nada-nada trebel besar, bass besar, nada-nada trebel kecil dan bass kecil adalah yang akan disatukan bertemu satu sama lain menjadi satu rangkaian nada irama yang harmonis, tapi belum memiliki keutuhan nada.
2.    Keharmonisan yang utuh sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya hanya ada satu irama nada-nada yang harmonis secara utuh dari nada bass maupun nada trebel. ada keutuhan nada yang didapat bisa dari trebel saja, bass saja atau gabungan dari trebel - bass maupun dari bass - trebel.
3.      Membuat nama pada dua buah kunci akord baru yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan mencipta lagu.
Limit atau batas pekerjaan mencipta lagu itu dibatasi sampai dimensi 3, oleh sebab adanya aturan keharmonisan nada akord seperti 1-3-5, do-mi-sol, pekerjaan ini diselesaikan dengan membuat 2 buah nama kunci akord baru bermuatan pola sama.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya KEHARMONISAN NADA-NADA ADA DI DALAM IRAMA LAGU yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari proses penciptaan/aransemen lagu yang telah dibuat.

E.      Prinsip pembentukan dan berjalannya hari menurut Luni Solar Creator Allah sebagai satu proses dari penempatan nama hari yang benar sesuai dengan bulannya secara terurai dahulu atau sebagai hari kerja, dan kemudian diberikan kepada mereka ‘perekat’ untuk mendapatkan hari istirahat (hari sabath Allah) adalah sebagai berikut:
1.       Pembetukan atau berjalannya hari kerja sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya ada 6 hari kerja: Senin, selasa, rabu, kamis, jumat dan sabtu yang akan disatukan yang satu berlanjut kelainnya untuk membentuk seminggu, tapi belum memiliki hari ke-tujuh (sabath).
2.      Pembetukan atau berjalannya hari istirahat (hari sabath) sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya semua hari kerja: Senin, selasa, rabu, kamis, jumat dan sabtu digabung dalam satu hari bernama minggu (hari sabath Allah) yang kelanjutan dari hari sabtu.
3.      Membuat nama pada dua buah pengkekalan hari yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan pembentukan hari.
 Limit atau batas pekerjaan pembentukan hari itu dibatasi sampai dimensi 7, oleh sebab adanya aturan berjalannya hari seperti senin-selasa-rabu-kamis-jumat-sabtu-minggu membentuk 1 siklus mingguan, pekerjaan ini diselesaikan dengan membuat 2 buah nama pengkekalan hari bermuatan pola sama.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya BERJALANNYA HARI MENURUT LUNI SOLAR ADA DI DALAM KREATOR ALLAH yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari proses pembentukan hari yang telah dibuat.

F.    Priinsip pembaharuan geneologi manusia sebagai satu proses dari perangkaian DNA manusia akan terjalin berpilin dari ujung f hingga ujung p atau sebaliknya secara terurai terlebih dahulu, dan kemudian akan diberikan pada mereka keutuhan DNA (yaitu, satu kesatuan atas mereka).untuk memperoleh informasi yang lengkap adalah sebagai berikut:
1.    Jalinan DNA manusia yang terurai sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya DNA unsur Adenin, Guanin, Sitosin dan Timin adalah yang akan disatukan bertemu satu sama lain menjadi satu rangkaian jalinan berpilin yang harmonis, tapi belum memiliki keutuhan DNA.
2.      Jalinan DNA manusia yang utuh sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya hanya ada satu jalinan DNA (jalinan dari Adenin, Guanin, Sitosin dan Timin) yang harmonis secara utuh dari ujung f hingga ujung p, atau sebaliknya.
3.      Membuat nama pada dua buah penentu DNA yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan pembaharuan geneologi manusia.
 Limit atau batas pekerjaan membaharui geneologi manusia itu dibatasi sampai dimensi 8, oleh sebab adanya aturan keharmonisan pasangan unsur-unsur DNA seperti A-T, G-S: (Adenin berpasanan dengan Timin, sedangkan Guanin berpasangan dengan Sitosin), pekerjaan ini diselesaikan dengan membuat 2 buah nama penentu DNA baru bermuatan pola sama.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya KEHARMONISAN JALINAN BERPILIN DNA ADA DI DALAM TUBUH MANUSIA yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari proses pembaharuan geneologi manusia yang telah dibuat.

Masih banyak lagi sisi kehidupan manusia di alam semesta ini yang semuanya berprinsip sama untuk membentuk satu PMD (Pedang Mata Dua), sebab seperti pedang mata dualah Firman Tuhan itu. Anda bisa menambahkan sisi kehidupan lainnya




 SEMUA BERPRINSIP SAMA, SEMUA UNTUK SATU
 PMD (PEDANG MATA DUA)
Oleh : SR.Pakpahan,SST

Apapun yang ada di dunia ini yang di ciptakan Tuhan ada dalam hal dua berpasang-pasangan. Apapun yang ada ditemui di dunia ini ada dalam hal dua berpasang-pasangan: ada malam dan siang, ada gelap dan terang, ada kecil dan besar, ada rapat dan renggang, dan sebagainya. Keseluruhannya berprinsip sama untuk satu PMD (Pedang Mata Dua), seperti pedang mata dua Firman Tuhan itu.
Berikut beberapa Firman Tuhan yang membunyikan tentang PEDANG MATA DUA:
Mzm 149:6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,
Why 2:12 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus: Inilah firman Dia, yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua:
Ams 5:4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua.
Why 1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari  yang terik.
Ibr 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Dari nats diatas, kita dapat mengerti bahwa Firman Tuhan seperti Pedang Mata Dua, segala sesuatu ada dalam ‘pedang bermata dua’, seperti pedang mata dua dikatakan Firman Tuhan itu, sehingga segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit diciptakan melalui dan dalam Firman Tuhan. Berikut kita bisa percaya bahwa:

A.    Allah menghidupkan orang-orang israel dan Yehuda yang mati terbunuh di lembah di masa pembuangan. Berikut bunyi kebenaran Firman Tuhan yang tertulis pada Yehezkiel 37:4-10; 15-19

Yehezkiel 37:4 Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!  37:5 Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.  37:6 Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.  "37:7 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain. 37:8 Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas. 37:9 Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin,  dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali." 37:10 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali . Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar. 
Yehezkiel 37:15 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku: 37:16 "Hai engkau anak manusia, ambillah sepotong papan dan tulis di atasnya: Untuk Yehuda dan orang-orang Israel yang bersekutu dengan dia. Kemudian ambillah papan yang lain dan tulis di atasnya: Untuk Yusuf--papan Efraim--dan seluruh kaum Israel yang bersekutu dengan dia. 37:17 Gabungkanlah keduanya menjadi satu papan, sehingga keduanya menjadi satu dalam tanganmu. 37:18 Maka kalau teman-teman sebangsamu bertanya kepadamu: Tidakkah engkau bersedia memberitahukan kepada kami, apa artinya ini -- 37:19 katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku mengambil papan Yusuf--yang dalam tangan Efraim--beserta suku-suku Israel yang bersekutu dengan dia dan menggabungkannya dengan papan Yehuda dan Aku akan menjadikan mereka satu papan, sehingga mereka menjadi satu dalam tangan-Ku.

Oleh Tuhan, prinsip menghidupkan tulang-tulang orang-orang Israel dan Yehuda yang mati sebagai satu proses dari Israel yang mati akan dipulihkan secara jasmaniah terlebih dahulu, dan kemudian Allah akan memberikan mereka nafas hidup-Nya (yaitu, mencurahkan Roh-Nya atas mereka) agar mereka hidup dan menjadi umat pilihan Allah, adalah sebagai berikut:
1.    Pemulihan jasmaniah/kedagingan sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya tulang-tulang, Urat-urat, daging dan kulit adalah yang akan disatukan bertemu satu sama lain menjadi mahluk manusia yang hidup tapi belum memiliki nafas hidup
2.    Pemulihan Rohani sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya Allah memberikan nafas hidup-Nya bagi mereka (tulang, urat, daging dan kulit), ada nafas hidup yang di datangkan dari arah mata angin utara, dari timur, selatan, maupun dari barat.
3.    Membuat nama pada dua buah papan yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan menghidupkan tulang-tulang kaum israel itu.
Limit atau batas pekerjaan menghidupkan tulang-tulang itu tidak ada batasannya, pekerjaan ini tidak akan ada selesainya, sehingga Allah melakukan hal yang lebih baik berupa membuat nama daripada membuat penyelesaian.
Pkh
 7:8 Akhir suatu hal  lebih baik  dari pada awalnya. Panjang sabar e  lebih baik dari pada tinggi hati.
Ayat Alkitab juga menuliskan, lebih baik membuat suatu nama daripada menunggu pekerjaan  selesai.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya NYAWA ADA DI DALAM DARAH yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari mahluk yang telah dapat menghirup oksigen atau mendapatkan roh/nafas hidup.

B.   Menu makanan bergizi yang kita konsumsi bagi tubuh harus mencukupi sebanyak 2200 kal per hari.
Prinsip menyediakan kalori makanan bergizi bagi tubuh manusia sebagai satu proses dari pemenuhan kecukupan giji bagi tubuh diperoleh dari jenis makanan terlebih dahulu, dan kemudian pemenuhan dari minuman (air). untuk kebutuhan kalori tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Pemenuhan giji dari makanan sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya karbohidrat, lemak, vitamin dan protein adalah yang akan disatukan bergabung satu sama lain menjadi asupan makanan bergiji yang berkalori, tapi belum termasuk air. Angka kebutuhan Gizi untuk karbohidrat 300 gram per hari, atau 1200 kalori, atau sekitar 45 – 60% dari total kalori haria.. Angka Kebutuhan Gizi harian untuk lemak sebesar 62 gram, sekitar 20-30% dari total kebutuhan kalori harian.
2.    Pemenuhan giji dari minuman (air) sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya air akan melengkapi giji makanan dari karbohidart, lemak, vitamin dan protein. Pemenuhan kebutuhan air minum bagi tubuh sebesar 10 liter per hari, baik dari air minum yang dimasak dari air sumur. Air sungai, air hujan maupun sumber air lainnya.
3.    Membuat nama pada dua buah gelas susu yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan menyediakan kecukupan asupan kalori giji bagi tubuh manusia.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya SEHAT ADA DI DALAM TUBUH yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari tubuh manusia yang telah mengkonsumsi makanan/minuman bergiji atau mendapatkan kalori giji makanan dan air minum yang cukup.

C.     Menghidangkan segelas minuman kopi atau teh manis
Prinsip menyediakan segelas minuman bergizi bagi tubuh manusia sebagai satu proses dari pemenuhan kecukupan giji akan minuman bagi tubuh dari penyediaan gula terlebih dahulu, dan kemudian penyediaan air hangat. untuk kebutuhan akan segelas minuman kopi atau teh manis tersebut, adalah sebagai berikut:
1.    Pemenuhan giji akan beberapa sendok gula di dalam gelas sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya gula bisa dari gula pasir, gula tebu, gula batu atau gula sacharin yang akan disatukan bergabung satu sama lain menjadi asupan sacharin/rasa manis bergiji, tapi belum termasuk air hangat.
2.    Pemenuhan giji akan minuman (air hangat) sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya segelas air hangat dituangkan kedalam gelas yang berisi gula tersebut.
3.    Membuat nama pada segelas air gula hangat tersebut, bila ditambahkan dengan beberapa bubuk kopi maka segelas air gula tersebut akan bernama segelas kopi manis, atau bila ditambahkan dengan teh celup atau bubuk teh maka segelas air gula tersebut akan bernama segelas teh manis.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya RASA KOPI MANIS ADA DI DALAM SEGELAS MINUMAN atau  RASA TEH MANIS ADA DI DALAM SEGELAS MINUMAN yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari pelarutan unsur-unsur yang telah dapat dikonsumsi untuk diminum sebagai kopi manis atau teh manis yang telah dibuat tersebut.
D.     Prinsip menciptakan suatu lagu oleh penciptanya atau mengaransemen suatu lagu oleh arangernya sebagai satu proses dari perangkaian gugusan-gugusan nada sesuai lirik akan dibunyikan harmonis secara terurai terlebih dahulu, dan kemudian akan diberikan pada mereka keutuhan nada-nada (yaitu, satu kesatuan utuh atas mereka).untuk mengharmoniskan irama adalah sebagai berikut:
1.    Keharmonisan yang terurai sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya nada-nada trebel besar, bass besar, nada-nada trebel kecil dan bass kecil adalah yang akan disatukan bertemu satu sama lain menjadi satu rangkaian nada irama yang harmonis, tapi belum memiliki keutuhan nada.
2.    Keharmonisan yang utuh sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya hanya ada satu irama nada-nada yang harmonis secara utuh dari nada bass maupun nada trebel. ada keutuhan nada yang didapat bisa dari trebel saja, bass saja atau gabungan dari trebel - bass maupun dari bass - trebel.
3.      Membuat nama pada dua buah kunci akord baru yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan mencipta lagu.
Limit atau batas pekerjaan mencipta lagu itu dibatasi sampai dimensi 3, oleh sebab adanya aturan keharmonisan nada akord seperti 1-3-5, do-mi-sol, pekerjaan ini diselesaikan dengan membuat 2 buah nama kunci akord baru bermuatan pola sama.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya KEHARMONISAN NADA-NADA ADA DI DALAM IRAMA LAGU yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari proses penciptaan/aransemen lagu yang telah dibuat.

E.      Prinsip pembentukan dan berjalannya hari menurut Luni Solar Creator Allah sebagai satu proses dari penempatan nama hari yang benar sesuai dengan bulannya secara terurai dahulu atau sebagai hari kerja, dan kemudian diberikan kepada mereka ‘perekat’ untuk mendapatkan hari istirahat (hari sabath Allah) adalah sebagai berikut:
1.       Pembetukan atau berjalannya hari kerja sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya ada 6 hari kerja: Senin, selasa, rabu, kamis, jumat dan sabtu yang akan disatukan yang satu berlanjut kelainnya untuk membentuk seminggu, tapi belum memiliki hari ke-tujuh (sabath).
2.      Pembetukan atau berjalannya hari istirahat (hari sabath) sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya semua hari kerja: Senin, selasa, rabu, kamis, jumat dan sabtu digabung dalam satu hari bernama minggu (hari sabath Allah) yang kelanjutan dari hari sabtu.
3.      Membuat nama pada dua buah pengkekalan hari yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan pembentukan hari.
 Limit atau batas pekerjaan pembentukan hari itu dibatasi sampai dimensi 7, oleh sebab adanya aturan berjalannya hari seperti senin-selasa-rabu-kamis-jumat-sabtu-minggu membentuk 1 siklus mingguan, pekerjaan ini diselesaikan dengan membuat 2 buah nama pengkekalan hari bermuatan pola sama.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya BERJALANNYA HARI MENURUT LUNI SOLAR ADA DI DALAM KREATOR ALLAH yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari proses pembentukan hari yang telah dibuat.

F.    Priinsip pembaharuan geneologi manusia sebagai satu proses dari perangkaian DNA manusia akan terjalin berpilin dari ujung f hingga ujung p atau sebaliknya secara terurai terlebih dahulu, dan kemudian akan diberikan pada mereka keutuhan DNA (yaitu, satu kesatuan atas mereka).untuk memperoleh informasi yang lengkap adalah sebagai berikut:
1.    Jalinan DNA manusia yang terurai sebagai SATU TAPI BANYAK, artinya DNA unsur Adenin, Guanin, Sitosin dan Timin adalah yang akan disatukan bertemu satu sama lain menjadi satu rangkaian jalinan berpilin yang harmonis, tapi belum memiliki keutuhan DNA.
2.      Jalinan DNA manusia yang utuh sebagai BANYAK TAPI SATU, artinya hanya ada satu jalinan DNA (jalinan dari Adenin, Guanin, Sitosin dan Timin) yang harmonis secara utuh dari ujung f hingga ujung p, atau sebaliknya.
3.      Membuat nama pada dua buah penentu DNA yang digabung menjadi satu, sebagai tanda selesainya pekerjaan pembaharuan geneologi manusia.
 Limit atau batas pekerjaan membaharui geneologi manusia itu dibatasi sampai dimensi 8, oleh sebab adanya aturan keharmonisan pasangan unsur-unsur DNA seperti A-T, G-S: (Adenin berpasanan dengan Timin, sedangkan Guanin berpasangan dengan Sitosin), pekerjaan ini diselesaikan dengan membuat 2 buah nama penentu DNA baru bermuatan pola sama.
Hasil tersembunyi dari perbuatan ini adalah adanya KEHARMONISAN JALINAN BERPILIN DNA ADA DI DALAM TUBUH MANUSIA yang timbul dengan sendirinya (otomatis karena sebab akibat) dari proses pembaharuan geneologi manusia yang telah dibuat.

Masih banyak lagi sisi kehidupan manusia di alam semesta ini yang semuanya berprinsip sama untuk membentuk satu PMD (Pedang Mata Dua), sebab seperti pedang mata dualah Firman Tuhan itu. Anda bisa menambahkan sisi kehidupan lainnya




Tidak ada komentar:

Posting Komentar